Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI)

2008 April 28
by Doantara yasa

Santyasa mengungkapkan pembelajaran kooperatif tipe GI didasari oleh gagasan John dewey tentang pendidikan, bahwa kelas merupakan cermin masyarakat dan berfungsi sebagai laboratorium untuk belajar tentang kehidupan di dunia nyata yang bertujuan mengkaji masalah-masalah sosial dan antar pribadi. Menurut Winataputra (1992:39) model GI atau investigasi kelompok telah digunakan dalam berbagai situasi dan dalam berbagai bidang studi dan berbagai tingkat usia. Pada dasarnya model ini dirancang untuk membimbing para siswa mendefinisikan masalah, mengeksplorasi berbagai cakrawala mengenai masalah itu, mengumpulkan data yang relevan, mengembangkan dan mengetes hipotesis.

Menurut Depdiknas (2005:18) pada pembelajaran ini guru seyogyanya mengarahkan, membantu para siswa menemukan informasi, dan berperan sebagai salah satu sumber belajar, yang mampu menciptakan lingkungan sosial yang dicirikan oleh lingkungan demokrasi dan proses ilmiah. Menurut Winataputra (1992:63) sifat demokrasi dalam kooperatif tipe GI ditandai oleh keputusan-keputusan yang dikembangkan atau setidaknya diperkuat oleh pengalaman kelompok dalam konteks masalah yang menjadi titik sentral kegiatan belajar. Guru dan murid memiliki status yang sama dihadapan masalah yang dipecahkan dengan peranan yang berbeda. Jadi tanggung jawab utama guru adalah memotivasi siswa untuk bekerja secara kooperatif dan memikirkan masalah sosial yang berlangsung dalam pembelajaran serta membantu siswa mempersiapkan sarana pendukung. Sarana pendukung yang dipergunakan untuk melaksanakan model ini adalah segala sesuatu yang menyentuh kebutuhan para pelajar untuk dapat menggali berbagai informasi yang sesuai dan diperlukan untuk melakukan proses pemecahan masalah kelompok.

Ibrahim, dkk. (2000:23) menyatakan dalam kooperatif tipe GI guru membagi kelas menjadi kelompok-kelompok dengan anggota 5 atau 6 siswa heterogen dengan mempertimbangkan keakraban dan minat yang sama dalam topik tertentu. Siswa memilih sendiri topik yang akan dipelajari, dan kelompok merumuskan penyelidikan dan menyepakati pembagian kerja untuk menangani konsep-konsep penyelidikan yang telah dirumuskan. Dalam diskusi kelas ini diutamakan keterlibatan pertukaran pemikiran para siswa.

Slavin (dalam Asthika, 2005:24) mengemukakan tahapan-tahapan dalam menerapkan pembelajaran kooperatif GI adalah sebagai berikut:

1) Tahap Pengelompokan (Grouping)

Yaitu tahap mengidentifikasi topik yang akan diinvestigasi serta mebentuk kelompok investigasi, dengan anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang. Pada tahap ini: 1) siswa mengamati sumber, memilih topik, dan menentukan kategori-kategori topik permasalahan, 2) siswa bergabung pada kelompok-kelompok belajar berdasarkan topik yang mereka pilih atau menarik untuk diselidiki, 3) guru membatasi jumlah anggota masing-masing kelompok antara 4 sampai 5 orang berdasarkan keterampilan dan keheterogenan.

Misalnya:

1) Dalam sub pokok bahasan turunan fungsi aljabar, sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat, guru menyampikan topik yang akan diinvestigasi seperti: (a) Bila y = c maka y’= 0 (c konstanta), (b) Bila y = ax maka y’ = a (a konstanta), dan (c) Bila  y = axn  maka y’ = a.n.xn-1 (a dan n konstanta)

2) Setelah penyampaian topik bahasan yang akan diinvestigasi: (a) guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih topik yang menarik untuk dipilih dan membentuk kelompok berdasarkan topik yang mereka pilih atau menarik untuk diselidiki, (b) Guru membatasi anggota kelompok 4 sampai 5 orang dengan cara mengarahkan siswa dan memberikan suatu motivasi kepada siswa supaya bersedia membentuk kelompok baru dan memilih topik.

 

2) Tahap Perencanaan (Planning)

Tahap Planning atau tahap perencanaan tugas-tugas pembelajaran. Pada tahap ini siswa bersama-sama merencanakan tentang: (1) Apa yang mereka pelajari? (2) Bagaimana mereka belajar? (3) Siapa dan melakukan apa? (4) Untuk tujuan apa mereka menyelidiki topik tersebut?

Misalnya  pada topik Bahasan, Bila y = c maka y’= 0    dimana c konstanta, pada tahap ini: 1) siswa belajar tentang turunan fungsi yang nilainya konstan, 2) siswa belajar dengan menggali informasi, bekerjasama dan berdiskusi, 3) siswa membagi tugas untuk memecahkan masalah topik tersebut, mengumpulkan informasi, menyimpulkan hasil investigasi dan mempresentasikan di kelas, dan (4) siswa belajar untuk mengetahui sifat turunan fungsi aljabar yang bernilai konstan.

 

3) Tahap Penyelidikan (Investigation)

Tahap Investigation, yaitu tahap pelaksanaan proyek investigasi siswa. Pada tahap ini, siswa melakukan kegiatan sebagai berikut: 1) siswa mengumpulkan informasi, menganalisis data dan membuat simpulkan terkait dengan permasalahan-permasalahan yang diselidiki, 2) masing-masing anggota kelompok memberikan masukan pada setiap kegiatan kelompok, 3) siswa saling bertukar, berdiskusi, mengklarifikasi dan mempersatukan ide dan pendapat. Misalnya: 1) siswa menemukan cara-cara pembuktian sifat turunan fungsi aljabar yang bernilai konstan, 2) siswa mecoba cara-cara yang ditemukan dari hasil pengumuplan informasi terkait dengan topik bahasan yang diselidiki, dan 3) siswa berdiskusi, mengklarifikasi tiap cara atau langkah dalam pemecahan masalah tentang topik bahasan yang diselidiki.

 

4) Tahap Pengorganisasian (Organizing)

Yaitu tahap persiapan laporan akhir. Pada tahap ini kegiatan siswa sebagai berikut: 1) anggota kelompok menentukan pesan-pesan penting dalam proteknya masing-masing, 2)  anggota kelompok merencanakan apa yang akan mereka laporkan dan bagaimana mempresentasikannya, 3) wakil dari masing-masing kelompok membentuk panitia diskusi kelas dalam presentasi investigasi.

Misalnya: 1) siswa menemukan bahwa turunan fungsi aljabar yang bernilai konstan nilainya adalah 0 jadi rumus yang diberikan terbukti, 2) siswa menemukan bahwa turunan fungsi aljabar yang bernilai konstan nilainya adalah 0 yang dibuktikan dengan definisi turunan dan limit fungsi, 3) siswa membagi tugas  sebagai pemimpin, moderator, notulis dalam presentasi investigasi.

5) Tahap Presentasi (Presenting)

Tahap presenting yaitu tahap penyajian laporan akhir. Kegiatan pembelajaran di kelas pada tahap ini adalah sebagai berikut: (1) penyajian kelompok pada keseluruhan kelas dalam berbagai variasi bentuk penyajian,  (2) kelompok yang tidak sebagai penyaji terlibat secara aktif sebagai pendengar, (3) pendengar mengevaluasi, mengklarifikasi dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap topik yang disajikan.  Misalnya: 1) siswa yang bertugas untuk mewakili kelompok menyajikan hasil atau simpulan dari investigasi yang telah dilaksanakan, 2) siswa yang tidak sebagai penyaji, mengajukan pertanyaan, saran tentang topik yang disajikan, 3) siswa mencatat topik yang disajikan oleh penyaji.

 

6) Tahap evaluasi (evaluating)

Pada tahap evaluating atau penilaian proses kerja dan hasil proyek siswa. Pada tahap ini, kegiatan guru atau siswa dalam pembelajaran sebagai berikut: 1) siswa menggabungkan masukan-masukan tentang topiknya, pekerjaan yang telah mereka lakukan, dan tentang pengalaman-pengalaman efektifnya, 2) guru dan siswa mengkolaborasi, mengevaluasi tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan, 3) penilaian hasil belajar haruslah mengevaluasi tingkat pemahaman siswa. Misalnya: 1) siswa merangkum dan mencatat setiap topik yang disajikan, 2) siswa menggabungkan tiap topik yang diinvestigasi dalam kelompoknya dan kelompok yang lain, 3) guru mengevaluasi dengan memberikan tes uraian pada akhir siklus.

 

29 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Mei 6

    sistem PBM yang baik itu gimana ya pak guru ?

  2. 2008 Mei 7
    Doantara yasa permalink

    hmmm.. nurut saya PBM yang baik itu.. PBM yang baik untuk siswa, guru, Atasan, lembaga, pemerintah berdasarkan kaidah pendidikan.. hee

  3. 2008 Mei 20

    carikan dong judul skripsi matematika

    Doantara Yasa:
    Trimakasi sebelumnya telah mampir… untuk judul skripsi si banyak mas. tergantung permasalahannya apa? skripsinya jenis apa?
    saya kasi yang PTK: Meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas XI melalui pendekatan pembelajaran kooperatif group investigation (GI).

  4. 2008 Mei 22
    nofa permalink

    saya butuh lebih banyak tentang investigasi kelompok.bisa gak dicarikan tentang kelebihan dan kekurangannya??thanx b4

  5. 2008 Mei 24

    Judul aku sudah ada, yaitu “Perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Koperatif Learning Tipe GI dengan yang tidak pada materi Turuna Fungsi Aljabar. pada siswa SMA jurusan IPS” .
    Tetapi aku kesulitan untuk menyusun skripsinya dan buku-buku mengenai hal itu tidak aku temui

  6. 2008 Mei 24

    Dan Tolong ya Pak, bagaimana cara pengolahan data dengan menggunakan SPSS


    Doantara Yasa:

    Mofon maaf, kondisi saya kurang bagus.. lg sakit pas baca komentar mas budi. Ini saya kasi link blog tempat belajar pengolahan data untuk skripsi kilik disini

    atau masud mas SPSS ( statistical package for social sciense) kilik disini

  7. 2008 Mei 31
    ncy permalink

    mohon maaf boleh tau kelebihan dan kekurangan pembelajarn kooperatif tipe GI itu apa ya?

    Doantara Yasa :
    Kelemahannya : Karena siswa bekerja secara kelompok dari tahap perencanaan sampai investigasi untuk menemukan hasil jadi metode ini sangat komplek, sehingga guru harus mendampingi siswa secara penuh agar mendapatkan hasil yang diinginkan.
    Kelebihannya : Metode ini mampu melatih siswa untuk berpikir tingkat tinggi.
    Mohon di cari lebih dalam lagi tentang kelemahan dan kekurangan kooperatif tipe GI ini.. semoga bermanfaat.. trims

  8. 2008 Juni 2
    ASRI permalink

    Maaf pak saya mau tanya,saya lagi cari macam-macam tipe belajar kooperatif itu apa saja??
    terus kalau pembelajaran kompetitif itu apa ya?? tolong dijelaskan juga. terimakasih banyak atas jawabannya. insyaAllah ini bermanfaat untuk saya.

    Doantara Yasa:
    Pembelajran kooperatif adalah pembelajaran kelompok. untuk lebih jelasnya silahakan baca disini
    Model kooperatif : ada GI, TGT, Jigsaw, nht dll

  9. 2008 Juni 5

    carikan donk judul skripsi tentang pendidikan ekonomi,PLEASE…….,thanks

  10. 2008 Juni 6
    EVA permalink

    maaf pak,saya lagi bingung cari judul skripsi.TOLONG carikan judul yang cocok untuk materi pendidikan ekonomi.Thanks

    Doantara Yasa:
    Aduch… maaf mbak eva, saya baru bisa balas komentarnya.. Tentang judul sekripsi, tergantung jenis penelitiannya apa? kalau yang lagi hangat-hangatnya model Class room action reset atau PTK. Kalau mw buat PTK, sekarang kira2 masalah apa yang dihadapi dalam pembelajaran ekonomi? baru bisa mencoba metode atau pemecahan masalah itu, dan hasilnya tergantung penelitian mbak.
    Kalau menurut saya kooperatif GI kayaknya terlalu ribet untuk pembelajaran ekonomi, yang lebih mudah dan efektif diterapkan untuk pembelajaran ekonomi adalah kooperatif Jigsaw (itu untuk sebangsa kooperatif) tapi ada yang lagi trend yang diterapkan guru yaitu pendekatan kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL). Gini aja Saya kasi satu judul skripsi PTk yach.. “Meningkatkan minat, aktivitas, dan prestasi belajar siswa Kelas X SMA XXX melalui pendekatan konteksual”. Saya masih banyak kurangnya.. semoga ini bisa bermanfaat. trimakasih atas kunjungan dan komentarnya.

  11. 2008 Juni 11

    Pak..beberapa penelitian menunjukkan, penerapan kooperatif GI hanya acceptable bagi siswa SMA dan PT, untuk siswa SMP ke bawah hasilnya malah kacau…

    Baskoro Adi Prayitno
    http://www.baskoro1.blogspot.com
    http://www.baskoro-adi-prayitno.blogspot.com

  12. 2008 Oktober 29
    keukeu permalink

    saya lagi nyari judul ptk untuk bidang ekonomi. tadinya mau pake GI tapi barusan dapat masukan di ekonomi lebih tepat pake jigsaw, mohon info lebih lanjutnya pak..

  13. 2008 November 4
    ReRe permalink

    mas,, sebenarnya saya sedang mencari tulisan seputar “tipe-tipe kegiatan belajar masyarakat”.
    Berhubung karna tulisan mas dahulu yang saya dapat, jadi numpang tanya sekalian deh ya??
    apakah tipe GI ini dapat digunakan pada program pembelajaran masyarakat?
    Sebelum N sesudahnya
    Trima Kasih, mas!

  14. 2008 November 21
    rea, permalink

    tolong donk kasih contoh soal yang pake investigasi

    kalo untuk materi turunan fungsi aljabar bisa ga ya pake investigasi????

  15. 2008 Desember 24
    aniz permalink

    Maz kalau judul skripsi Penerapan pembelajaran matematika model group investigation dalam upaya meningkatkan kemampuan procedural fluency (PTk….).Menurut Maz gimana???. Pendapat Maz Procedural fluency itu apa? Tolong dibalez ya

  16. 2009 Januari 21
    diandra permalink

    mohon maaf, saya mau menanyakan, kira – kira GI mudah diterapkan dalam pembelajaran matematika gak ya????
    trus kalau tidak cocok kira2 yg cocok apa ya???soalnya saya mau buat judul skripsi perbandingan ataupun pengaruh, tapi kok bingung ya???
    mohon bantuannya……….
    makasih….

  17. 2009 Maret 3

    sir, bgmn penerapan model ini dalam matematika mengingat dalam matematika materinya sudah terstruktur, siswa harus menguasai materi a dulu baru bisa mampelajari materi b, sedangkan dalam model pemb. ini siswa sendiri yang memilih bahasan apa yang akan mereka selidiki dari pokok bahasan yang ditetapkan guru. still confused sir!

  18. 2009 April 20
    herni permalink

    Sir, klu bwt sswa SMP model pembelajaran apa yg lbh comfort utk mapel IPS

  19. 2009 April 20
    herni permalink

    Coz saya mo bwt PTK. Trus klu bwt siswa SD, model pembelajaran GI utk mapel IPA, bgsnya judul nya apa ya, soalnya ada tmn yang lg bingung nyari judul skripsi ttg itu. makasih…

  20. 2009 April 24
    rina permalink

    tolong berikan kelemahan dan kelebihan pembelajaran kooperatif jenis kepala bernomor terstruktur?
    terima kasih

  21. 2009 Mei 15
    SURYA permalink

    Selamat siang pak,
    Saya sedang menyusun skripsi, tapi saya bingung tentang pembelajaran kooperatif teknik three-minute review. tolong jelaskan teknik tersebut.
    ada tidak buku tentang penjelasa teknik tersebut. kalau ada tolong referensi jdul buku dan pengarangnya.
    terima kasih sebelumnya.

  22. 2009 Juni 1
    purwani permalink

    Pak,GI untuk matematika bisa gk ya?????terutama untuk kelas 4 SD

  23. 2009 Juni 3
    MARISA permalink

    BAPAK, SAYA SEKARANG LAGI NYUSUN SKRIPSI TOLONG SAYA APA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI KOOPERATIF TIFE INVESTIGASI

  24. 2009 Juni 14
    nia permalink

    pak, tolong beri penjelasan tentang kekurangan dan kelebihan beserta langkah-langkah pembelajaran kooperatif model learning together

  25. 2009 Juni 14
    nia permalink

    pak, tolong beri penjelasan tentang kekurangan dan kelebihan beserta langkah-langkah pembelajaran kooperatif model learning together.lengkap ya pak.terima kasih..

  26. 2009 Juli 4
    MARISA permalink

    pak,mint tolong saya skr lg nyusun skripsi judulnya tentang GI terus saya ngambil materi statistik.saya bingung gmn cara menerapkan nya???

  27. 2009 Agustus 10
    deo permalink

    mas, punya jurnal tentang model kooperatif group investigation ga?

  28. 2009 Agustus 29

    Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yg memperhatikan kompetensi personal dan sosial, selain kompetensi akademik.
    Perlu tuh buat ngedidik anak-anak bangsa ini, biar jadi pemimpin yg berintelegensi intra dan ekstra personal yg baik.

  29. 2009 Oktober 6
    ningsih permalink

    tlg dong carikan judul skripsi bimbingan konseling…

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS