TEORI KOGNITIF

2008 Mei 11

1.  Teori Belajar Piaget

Piaget merupakan salah satu pioner konstruktivis, ia berpendapat bahwa anak membangun sendiri pengetahuannya dari pengalamannya sendiri dengan lingkungan. Dalam pandangan Piaget, pengetahuan datang dari tindakan, perkembangan kognitif sebagian besar bergantung kepada seberapa jauh anak aktif memanipulasi dan aktif berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam hal ini  peran guru adalah sebagai fasilitator dan buku sebagai pemberi informasi.

Piaget menjabarkan implikasi teori kognitif pada pendidikan yaitu 1) memusatkan perhatian kepada cara berpikir atau proses mental anak, tidak sekedar kepada hasilnya. Guru harus memahami proses yang digunakan anak sehingga sampai pada hasil tersebut. Pengalaman – pengalaman belajar yang sesuai dikembangkan dengan memperhatikan tahap fungsi kognitif dan jika guru penuh perhatian terhadap Pendekatan yang digunakan siswa untuk sampai pada kesimpulan tertentu, barulah dapat dikatakan guru berada dalam posisi memberikan pengalaman yang dimaksud, 2) mengutamakan peran siswa dalam berinisiatif sendiri dan keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar. Dalam kelas, Piaget menekankan bahwa pengajaran pengetahuan jadi ( ready made knowledge ) anak didorong menentukan sendiri pengetahuan itu melalui interaksi spontan dengan lingkungan, 3) memaklumi akan adanya perbedaan individual dalam hal kemajuan perkembangan. Teori Piaget mengasumsikan bahwa seluruh siswa tumbuh dan melewati urutan perkembangan yang sama, namun pertumbungan itu berlangsung pada kecepatan berbeda. Oleh karena itu guru harus melakukan upaya untuk mengatur aktivitas di dalam kelas yang terdiri dari individu – individu ke dalam bentuk kelompok – kelompok kecil siswa daripada aktivitas dalam bentuk klasikal, 4) mengutamakan peran siswa untuk saling berinteraksi. Menurut Piaget, pertukaran gagasan – gagasan tidak dapat dihindari untuk perkembangan penalaran. Walaupun penalaran tidak dapat diajarkan secara langsung, perkembangannya dapat disimulasi.

 

2. Teori Belajar Vygostky

            Tokoh kontruktivis lain adalah Vygotsky. Sumbangan penting teori Vygotsky adalah penekanan pada hakekatnya pembelajaran sosiokultural. Inti teori Vygotsky adalah menekankan interaksi antara aspek “internal” dan “eksternal” dari pebelajaran dan penekanannya pada lingkungan sosial pebelajaran. Menurut teori Vygotsky, fungsi kognitif berasal dari interaksi sosial masing – masing  individu dalam konsep budaya. Vygotsky juga yakin bahwa pembelajaran terjadi saat siswa bekerja menangani tugas – tugas yang belum dipelajari namun tugas- tugas itu berada dalam “zone of proximal development” mereka. Zone of proximal development adalah jarak antara tingkat perkembangan sesungguhnya yang ditunjukkan dalam kemampuan pemecahan masalah secara mandiri  dan tingkat kemampuan perkembangan potensial yang ditunjukkan dalam kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu.

Teori Vygotsky yang lain adalah “scaffolding“. Scaffolding adalah memberikan kepada seseorang anak sejumlah besar bantuan selama tahap – tahap awal pembelajaran dan kemudian mengurangi bantuan tersebut dan memberikan kesempatan kepada anak tersebut mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar segera setelah ia mampu mengerjakan sendiri. Bantuan yang diberikan guru dapat berupa petunjuk, peringatan, dorongan menguraikan masalah ke dalam bentuk lain yang memungkinkan siswa dapat mandiri.

Vygotsky menjabarkan implikasi utama teori pembelajarannya yaitu 1) menghendaki setting kelas kooperatif, sehingga siswa dapat saling berinteraksi dan saling memunculkan strategi – strategi pemecahan masalah yang efektif dalam masing – masing zone of proximal development  mereka; 2) Pendekatan Vygotsky dalam pembelajaran menekankan scaffolding. Jadi teori belajar Vygotsky adalah salah satu teori belajar sosial sehingga sangat sesuai dengan model pembelajaran kooperatif karena dalam model pembelajaran kooperatif terjadi interaktif sosial yaitu interaksi antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru dalam usaha menemukan konsep – konsep dan pemecahan masalah.

Artikel lengkap bisa anda download disini TEORI KOGNITIF.doc

18 Responses leave one →
  1. 2008 Mei 12
    Hanifa permalink

    thanks pak Putu atas artikelnya tentang pendidikan …sangat bermanfaat bagi pembaca.

    Doantara Yasa:
    sama-sama nifa… dengan segala keterbatasan, cuma bisa berbagi segitu aja..

  2. 2008 Mei 12

    Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://pendidikan.infogue.com/teori_kognitif

  3. 2008 Juni 20

    kok takda referensinya yaaa….
    ini sebuah intisari(di sarikan dari buku apa….gthuu) buku atau sebuah katakanlah-sebuah penelitian…..
    agar jelas…..konsepnya

  4. 2008 September 13
    yogi firmansyah permalink

    minta’ materi tentang tipe STAD nya Slv
    ain

  5. 2008 Oktober 22

    bisa gak dicarikan pengertian tentang akal? atau pemikiran?

    trimakasih ya

  6. 2008 Nopember 25
    Biyu_bungas permalink

    bagaimana aplikasi teori kognitiF dalam pembelajaran?

  7. 2008 Desember 2
    nia. permalink

    makasih atas artikelx

  8. 2009 Januari 26
    yatee permalink

    bagaiman aplikasi teori vygotsky kepada guru??boleh explain

  9. 2009 Februari 13
    haris-Jogja permalink

    sip!!!. makasih mas,…. tilisannya bagus-bagus, ada yang baru lagi ndak ya….semoga bermanfaat terus ya mas…

  10. 2009 Februari 20
    agung w permalink

    tulisannya bagus tetapi itu berdasarkan keadaan yang ada kan?
    saya boleh minta file tentang rpp dan silabus yang menggunakan model jigsaw?
    terimakasih

  11. 2009 Februari 26
    widia lestari permalink

    pak…klo saya mo meneliti sikap wartawan terhadap kode etik jurnalistik saya harus paka teori pa yeah pak? makasi sebelumnya pak..

  12. 2009 Maret 15
    flora permalink

    amat bagus sekali nota anda ini…teruskan usaha…

  13. 2009 Maret 15
    flora permalink

    apakah teori yang sesuai untuk saya gunakan bagi mengkaji dialek seseorang

  14. 2009 Maret 19
    C'Ha permalink

    TEORI INI BAGAUS TAPI MENURUT SAYA BELUM BISA KITA PEDOMANI UNTUK SEMUA KALANGAN

  15. 2009 April 21
    zulwan fahmi permalink

    bagaimana penerapan teori kognitif dalam pembelajarn

  16. 2009 Mei 12
    endah permalink

    artikel ini sangat membantu saya dalam menyelesaikan tugas.terimakasih buuuuuuuanyak.

  17. 2009 Juni 13

    bagaimana dengan long time memory and short time memory

  18. 2009 Juni 25
    yeti permalink

    teori ini sangat bermanfaat tapi masih harus saya gali lagi lebih dalam

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS