Beranda > Yoga > Japa Yoga

Japa Yoga

Pada jaman ini, manusia dengan segala aktivitas hidupnya berkejar-kejaran dengan waktu. Sehingga sebuah tujuan utama untuk terlahir kedunia sering terabikan. Latihan-latihan spiritual menjadi terlupakan dengan kekurangan waktu menjadi sebuah alasan pembenar. Padalhal latihan-latihan spiritual mampu meningkatkan kinerja dalam menjalankan aktiitas. Pilihan yoga asanas dan hatha yoga dianggap berat disebabkan kekurangan waktu dan juga keadaan tubuh manusia kini telah tidak baik, sehingga japa merupakan jalan yang mudah untuk menuju realisasi Hyang Widhi.

Japa adalah pengulangan setiap mantra atau nama Tuhan dengan terus menerus. japa merupakan hal penting dalam anga dari yoga. Japa harus menjadi kebiasaan yang didasari sifat sattvika, kemurnian, prema dan sraddha.  Seseorang harus melakukan japa dengan sungguh-sungguh dana dengan segala ketulusan dan penuh percaya, lakukanlah japa dengan penuh perasaan jiwai makna yang terkandung dalam mantra. Rasakan kehadirannya dimana-mana dan pada segalanya. Tidak ada yoga yang lebih besar dalam japa yoga yang dapat memberi apapun yang diinginkan yang akhirnya mengakibatkan penyatuan denga  Tuhan.  Manfaat japa yoga adalah memurnikan hati, meneguhkan pikiran, menghancurkan sad ripu, memusanahkan siklus kelahiran dan kematian, mebakar dosa-dosa, menghanguskan samskara, melenyapkan keterikatan, membasmi segala keinginan, menghilangkan ketakutan, melenyapkan khayalan, kedamaian tertinggi, mengembangkan kasih sayang, membawa kesadaran tuhan, menganugrahkan kebahagian abadi, membangunkan kundalini, memberikan pemandian spiritual yang indah, menyegarakan dan menyenangkan.

Ada dua macam japa, vacika dan manasika. Didalam vacika terdapat dua macam yang pertama upamsu, pengucapan dengan mantra diulang-ulang dengan gerakan dari bibir, tetapi tanpa mengeluarkan suara. yang kedua adalah oral, dimana gerakan bibir disertai dengan suara. Dalam manasika (japa pikiran),  ada dua metode. yang satu adalah pengeulangan pikiran dan yang satu lagi adalah semedhi atas napas yang disebut ajapa-japa. Untuk pemula sebaiknya, kedua jenis japa itu dilakukan secara bergantian untuk menghilangkan godaan-godaan serti rasa ngantuk, malas selama berjapa.

Dalam pelaksanaanya harus memperhatikan: 1) waktu yang tepat untuk melaksanakan japa disaat pagi hari pukul 4- 7, diwaktu senja pukul 16.00-17.00. 2) tempat yang pasti, alukanlah ditempatyang suci, aman dan nyaman, serta duduk duduk ditempat yang sama setiap hari karena akan banyak memberikan keuntungan. 3) posisi duduk, menghadap ke utara atau ketimur, karena cahaya Nya meuncul dari arah timur atau utara, usahakan sikap duduk yang dialukan diambil dari yoga asanas sehingga membantu kemantapan pikiran, pengendalian sifat rajas dan membantu konsentrasi. usahakan sikap waspada dan siaga agar tidak mudah diserang rasa ngantuk. 4) pengulanan mantra yang tetap agar menghasilkan hasil yang baik, mantra yang umum digunakan adalah “Om” dan mantra gayatr dengan pengucapan yang jelas dan tanpa kesalahan.

sumber: japa yoga : svami sivananda
gayatri semedhi mahatinggi : sadguru sant keshavadas
patanjali raja yoga

Kategori:Yoga Tag:, , ,
  1. soetarza
    September 24, 2009 pukul 7:26 am

    hebat tu perlu diteruskan dan ditingkatkan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: